Banyuwangi- Kondisi siang panas terik dan malam terasa dingin ekstrem dikenal sebagai fenomena bediding sering terjadi pada puncak musim kemarau, hal ini akan memaksa tubuh untuk beradaptasi ekstra keras. Demikian disampaikan dr. Khusnul Imama, Manajer Pelayanan Medis RS Al Huda
Bila tidak di imbangi dengan daya tahan tubuh yang kuat, maka tubuh akan rentan terserang penyakit, seperti batuk, pilek, diare, infkesi saluran pernapasan serta dehidrasi
Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh agar memiliki daya tahan tubuh yang kuat, yaitu cukupi kebutuhan air putih dengan minum 7–8 gelas sehari. Meskipun udara terasa dingin dan tidak haus, agar saluran pernapasan tetap lembap.
Selanjutnya Konsumsi makanan bergizi seimbang, Lakukan olahraga ringan secara rutin agar peredaran darah lancar dan tubuh tetap hangat. Gunakan pelembap kulit secara rutin untuk mencegah kulit pecah-pecah atau kering akibat udara dingin yang kering
Kemudian menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah dari toilet harus menjadi perilaku yang tidak boleh diabaikan.
Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk memulihkan tenaga dan mendukung regenerasi serta produksi sel imun baru. Orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur 7–9 jam per malam. Anak-anak bahkan memerlukan waktu tidur lebih lama sesuai usianya.
Kelola Stres agar tidak menumpuk dengan meluangkan waktu bersantai sejenak atau menekuni hobi seperti membaca, berkebun atau hibi yang lainnya
Jika kesehatan tubuh menurun mengalami gejala demam, nyeri kepala, pusing, nyeri otot, tidak nafsu makan, mual dan muntah, rasa tidak enak pada perut maka jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter di RS Al Huda.”pungkasnya

