Banyuwangi – RS Al Huda (RSAH) sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) Tim Gagal Jantung Terpadu pada Rabu (21/10). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara Bakti sosial Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026.
Direktur RS Al Huda, dr. Indiati, MMRS menjelaskan, FGD ini bertujuan memperkuat kolaborasi tenaga kesehatan meliputi dokter spesialis jantung, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, perawat, apoteker, ahli gizi, dan fisioterapi agar dapat memberikan pelayanan gagal jantung secara komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Oleh karena itu FGD kali ini menghadirkan narasumber lintas profesi yang membahas pembaruan tata laksana gagal jantung, deteksi dini perburukan kondisi pasien, asuhan keperawatan dan perencanaan pemulangan pasien, rehabilitasi jantung, manajemen nutrisi, serta optimalisasi terapi obat dan efisiensi biaya pengobatan di era JKN.
“Alhamdulillah, ratusan tenaga kesehatan meliputi dokter, apoteker, perawat, dan bidan dari rumah sakit, klinik, puskesmas, serta praktik mandiri di Banyuwangi dapat bergabung dikegiatan ini secara hybrid, yaitu hadir secara langsung di Auditorium dr. Musytahar Umar Thalib RS Al Huda dan secara daring,”ujar dr. Indiati.
Kegiatan ini menjadi kontribusi RS Al Huda dalam upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
“Kami juga akan menggelar seminar kesehatan secara nasional yang bertema Investasi Sehat 360 Derajat: Panduan Utuh Medis, Pola Makan, dan Mental untuk Taklukkan Diabetes,”kata dr. Indi
Seminar ini juga menjadi salah satu bagian dari Peringatan HKN ke 62 dan terbuka untuk masyarakat umum serta tenaga kesehatan. “Seminar ini gratis, tidak dipungut biaya dan bagi tenaga kesehatan juga dapat SKP,” pungkas dr. Indi

