JAGA DAYA TAHAN TUBUH SAAT PANCAROBA TIBA

Gambiran-Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan telah tiba Perubahan suhu dan kelembaban yang mengiringinya memaksa tubuh untuk beradaptasi dengan ekstra keras. Hal ini bila tidak diimbangi dengan daya tahan tubuh yang kuat tentunya dapat menjadikan tubuh rentan terserang penyakit.

Dr Suryadinata manajer pelayanan medis RSAH mengatakan. “Pada musim pancaroba banyak pasien yang datang khususnya anak-anak dengan gejala penyakit  batuk pilek yang disertai demam, bahkan ada yang kejang dan sesak nafas. Hal ini bisa diakibatkan karena daya tahan tubuh yang rendah dan kurang istirahat. Untuk itu, jangan lupa menjaga kesehatan karena mencegah jauh lebih bijaksana daripada mengobati”, ungkapnya

Banyak hal yang bisa dilakukan dalam menjaga tubuh agar memiliki daya tahan yang lebih bagus. “Seperti konsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup dan kurangi aktifitas berlebihan di luar rumah. Selain itu menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar mutlak dilakukan. Kebiasaan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, ataupun setiap kali melakukan kegiatan harus menjadi perilaku yang tidak boleh diabaikan”, urainya

Disamping itu kita patut waspada akan penyakit yang bisa mewabah saat pancaroba yaitu demam berdarah. “Memang biasanya, penyakit demam berdarah mewabah ketika pergantian musim khususnya dari musim kemarau ke musim penghujan atau sebaliknya”. Lanjutnya.

Yang terpenting kita harus menjaga kebersihan lingkungan kita yaitu dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Cegah munculnya genangan air, buang kaleng dan botol bekas di tempat sampah yang tertutup. Ganti air di vas bunga paling sedikit seminggu sekali, dan jangan biarkan ada air menggenang di pot tanaman. Tutup rapat semua wadah air, sumur dan tangki penampungan air. Jaga saluran air supaya tidak tersumbat dan ratakan permukaaan tanah untuk mencegah timbulnya genangan air”,terangnya. 

 “Namun bila keluarga kita mengalami gejala seperti sakit kepala, nyeri di belakang mata, nyeri otot, nyeri tulang, ruam (bercak merah) di kulit, panas lebih dari 3 hari, serta ada tanda pendarahan misalnya mimisan, segera kunjungi dokter anda agar bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.” imbuhnya.

Di penghujung kalimat Surya tambahkan bahwa di RSAH selama ini sudah tersedia pemeriksaan khusus yang mampu dengan cepat mendeteksi Demam Berdarah sejak hari pertama seorang pasien demam atau terinfeksi. “Dengan begitu pasien bisa segera tertangani dengan cepat dan tepat. sehingga akan mengurangi risiko komplikasi yang dapat berakibat fatal”.pungkasnya

Post Author: RSAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.